Sudah Bahagiakah Kau Disana ?

Aku adalah pecinta malam
Mataku selalu enggan terlelap cepat demi sebuah harapan yang menjadi bayang
Entah kenapa terasa berat menghapus mimpi yang kupahat
Yang kutanya adalah yang diam, akupun tak mendapat jawaban

Dalam suatu waktu, aku pernah merasa sirna
Aku berharap kamu menemukanku
Aku takut sendiri terbelenggu logika
Semua itu , karna demi kamu aku pernah terluka

Aku diam dan menangis terlalu lama
Aku benar-benar tidak tau harus apa
Terlalu sua tercipta karna luka
Terlalu banyak paradigma menghasilkan airmata yang sia-sia
Kisah yang kuanggap fiksi akhirnya jadi nyata
Benar-benar ada ketika yang kubisa hanya beradu dengan waktu
Kudiam dan membisu penuh tanya "Sudah bahagiakah kau disana?'




Komentar

Postingan populer dari blog ini

RANCU

Bait Sendu

Cerita Bulan Dua