The Convidence
Dari dulu aku telah belajar menjadi setegar-tegarnya wanita... Bahkan jauh sebelum aku dan kamu pada akhirnya memutuskan untuk berpisah... Aku pernah bertahan untuk sebuah cinta.. Walau aku tau Tuhan telah menghapus cinta di hatimu ... Tapi masih saja yakin untuk tak meninggalkanmu .. Saat itu aku tak ingin tau bagaimana rasanya sesal.. Aku sungguh percaya diri akan kebahagiaan karna cinta dintara 2 insan , aku dan kamu..... Kubiarkan semua tetap datang dan pergi kecuali kamu... Aku ingin tetap menjadi seseorang yang ada disampingmu .... Di masa itu aku berharap kamu lah masa depan ... Di tengah keinginan untuk tak mencari sosok lain ternyata aku adalah orang yang menyedihkan.... Entah sehina apa aku di mata Tuhan .. Aku bertanya-tanya apakah selama ini aku telah melebihkan cinta untuk makhluk lain selain untuk Nya ?? Dan aku merasa menjadi manusia yang merugi ... Aku lalai, aku lupa akan dzat yang menciptakan segala bentuk perasaan ... Pada akhirnya aku merasakan sebuah...