Bait Sendu

Aku masih ingat tentang memori malam itu, bagaimana kamu menebarkan semangat dihari terberatku..
Rasanya ada sesuatu yang telah mengisi ruang sempit dalam diriku
Aku begitu yakin kalau itu adalah kamu..
Saat aku dekat dengan seseorang, kamu adalah satu-satunya alasanku untuk tetap menjaga hati..
Aku sudah buta karna terinspirasi olehmu, aku mencoba menepis segala hal baik jika itu bukan kamu
Entah ke dunia apa kau membawaku hingga aku tak pernah bisa kembali tanpamu..
Aku masih diam ditempat dan waktu yang sama saat kau meninggalkanku, berharap kau kembali datang...
Rasanya entah berada dimana karena aku melihat banyak orang dan mereka tak dapat melihatku
Aku tak peduli, yang kumau hanya aku nyata didepanmu
Tapi, kamu adalah kamu yang tetap akan membisu
Dan aku adalah aku yang hanya punya rindu, sesuatu yang tak perlu izinmu
Banyak waktu yang sudah kuhabiskan hanya untuk berhaarap kau datang..
Lagi-lagi kau percepat langkahmu dan semakin jauh dariku..
Semua terus begitu sampai aku temukan sebuah titik dimana aku sadar bahwa aku memang bukan maumu..
Aku bukan inginmu untuk mewujudkan mimpi tentang cerita 2 insan..
Maaf atas kesalahanku karna hatiku yang tak mampu memberi batas untukmu..
Aku sugguh tak mengerti waktu karna hati terus berjalan ke arahmu
Tapi jalan ternyata buntu dan tak meninggalkan jejakmu
Aku tersesat dan tak lagi temukan cara menampakkan diri di hadapanmu..
Harapku tak banyak, hanya ingin kau percikkan kembali semangat yang menginspirasiku
Aku ingin kau tersenyum agar aku mampu tersenyum
Aku ingin kau tegar agar aku mampu tegar
Aku ingin kau kuat agar aku dapat kekuatanmu
Karna semua ambisi dalam hidupmu, adalah inspirasiku
Terima kasih telah mengajarkanku mencintaimu dengan benar...

Semoga kau bahagia dan Tuhan selalu melindungimu..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RANCU

Cerita Bulan Dua