"Manisan Labu Parang dan Syrup Kaya Manfaat"
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kita
ketahui bahwa buah dan bunga ini memiliki kandungan gizi dan mineral yang
sangat tinggi, selain itu juga mempunyai banyak manfaat. Tetapi, karna beberapa
faktor yaitu bentuk fisiknya yang kurang menarik di mata masyarakat, kita
termotivasi untuk melakukan suatu hal agar pemikiran tentang kedua bahan ini di
mata masyarakat menjadi baik dengan cara mengemasnya menjadi suatu makanan yang
enak serta lezat rasanya.
2.1 Tujuan
Tujuan
membuat makanan ini, agar masyarakat mengenal bahwa produk ini sangat
bermanfaat dan terjangkau. Yang bisa dimanfaatkan oleh siapa saja. Mudah
diperoleh dan tidak membutuhkan biaya yang cukup mahal. Inovasi ini dibuat
untuk mengatasi keluarga yang tidak mampu membeli obat-obatan dokter.
BAB II
HASlL PRODUK
Beberapa manfaat dari manisan ini adalah :
Ø Untuk pengobatan penyakit panas dalam,
hipertensi, typus, asam urat.
Ø Meredakan batuk (syrup)
Kekurangan
syrup
Ø Bunga belimbing sulit di dapat
Kelebihan
Ø Harga terjangkau.
Ø Mudah pembuatannya.
Ø Bahannya simple dan manfaat besar.
PROSES PEMBUATAN
2.1 Alat dan Bahan
Ø Alat
-Pisau
-Panci
-Kompor
-Mangkuk
Ø Bahan
-Labu parang
-Gula pasir
-Bunga belimbing wuluh
-Gula batu
2.2 Skedul Kerja Kelompok
|
|
tgl
1-5
|
tgl
6-10
|
tgl
11-15
|
tgl
16-20
|
tgl
21-25
|
tgl
26-31
|
|
Maret
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
April
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.3 Proses produksi
A. Bagian I (Perolehan Bahan)
Kelompok
kami mendapatkan labu parang, gula pasir, dan gula batu di pasar tradisional di
daerah Genteng Kulon. Selain harga yang masih terjangkau, labu parang yang kami
dapatkan pun masih segar.
B. Bagian 2 (Proses Pembuatan)
Langkah pertama yang kami lakukan adalah
mengupas labu parang dan memotongnya tipis memanjang. Setelah itu, labu parang
direndam air kapur selama 12 jam. Sesudah direndam, irisan labu parang direbus
bersama air gula. Biarkan sampai meresap kedalam irisan labu parang.
Langkah selanjutnya membuat syrup bunga
belimbing. Pertama, cuci bersih bunga belimbing wuluh. Setelah itu, rebus
bersama gula batu yang telah larut dalam air mendidih. Setelah bunga belimbing
layu, diamkan beberapa saat dan selesai.
C. Bagian 3 (Proses Testing)
Awalnya kami mencoba membuat
sedikit untuk proses percobaan, setelah berhasil kami membuatnya lagi dengan
jumlah yang lebih banyak dari sebelumnya. Dan dilakukan selama 3x pembuatan.
Hasil dari pembuatan manisan
labu parang ini telah diuji coba dan menghasilkan rasa yang lezat. Manisan labu
parang ini telah diuji coba rasanya oleh beberapa teman kami, beberapa guru
pengajar termasuk guru pembimbing yaitu Bapak Budyo , dan anggota kelompok
kami.
D. Pembuatan manisan labu parang berhasil
dan menghasilkan rasa yang lumayan.
2.4 Rancangan Biaya
Ø Gula pasir ½ kg : Rp. 6000,00
Ø Gula batu : Rp.
3000,00
Ø Labu Parang : Rp. 5000,00
Rp. 14000,00
2.1 Hasil Produk
Produk
yang kami hasilkan yakni syrup bunga belimbing dan manisan labu parang cukup
menggugah selera. Selain rasanya yang manis dan segar, warnanya pun menarik. Tidak
memerlukan waktu yang lama, namun rasa yang dihasilkan dari manisan dan syrup
cukup maksimal.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Labu dan bunga belimbing ini yang
di mata masyarakat tidak terlalu dihiraukan justru mempunyai banyak khasiat dan
sangat bermanfaat. Selain itu dari bentuknya yang tidak menarik ternyata dapat
dikemas sehingga menjadi sebuah manisan yang enak dan lezat rasanya .
3.2 Saran
Dengan dihasilkannya produk ini, maka
akan lebih baik bila pemerintah lebih mempromosikan labu parang dan bunga
belimbing ini di kalangan masyarakat agar dapat dikenal dan dimanfaatkan sebaik
mungkin.
Komentar
Posting Komentar